ZoyaPatel

Pasar Seni Sukawati Selesai Direvitalisasi, Omzet UMKM Lokal Bali Diproyeksikan Naik Dua Lipat

Mumbai

 



GIANYAR — Pemerintah Kabupaten Gianyar bersama Kementerian PUPR secara resmi menyelesaikan proyek revitalisasi total Pasar Seni Sukawati, Bali. Wajah baru pasar bersejarah ini kini memadukan arsitektur tradisional Bali yang khas dengan fasilitas bangunan modern bernuansa green building.

Fasilitas Baru dan Fasilitas Penunjang

Revitalisasi yang menelan waktu pengerjaan selama lebih dari dua tahun ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan para pedagang maupun wisatawan mancanegara dan domestik. Beberapa perubahan signifikan yang dihadirkan meliputi:

  • Gedung Parkir Basemen: Mampu menampung ratusan kendaraan roda dua dan roda empat guna mengurai kemacetan kronis di Jalan Raya Sukawati.

  • Zonasi Pedagang yang Rapi: Pembagian area yang jelas untuk kerajinan patung, lukisan, kain pantai, hingga jajanan tradisional khas Gianyar.

  • Akses Ramah Disabilitas: Dilengkapi dengan ramp, lift khusus, serta toilet aksesibel di setiap lantai.

  • Sistem Pembayaran Digital: Ketersediaan QRIS di setiap lapak pedagang untuk mempermudah transaksi nontunai.

Mendorong Kebangkitan Ekonomi Daerah

"Pasar Seni Sukawati bukan sekadar tempat jual beli, melainkan benteng budaya dan ikon pariwisata Gianyar. Dengan fasilitas yang jauh lebih bersih dan modern ini, kami optimistis omzet para perajin dan pedagang lokal bisa meningkat hingga dua kali lipat," ungkap Bupati Gianyar saat meninjau lokasi penyerahan kunci lapak.

Para pedagang menyambut hangat peresmian wajah baru pasar ini. Kehadiran fasilitas penyaring udara dan pencahayaan alami yang baik membuat area dalam pasar terasa sejuk meski ramai dikunjungi wisatawan.

Pemerintah daerah juga menjadwalkan pertunjukan seni mingguan di area pelataran terbuka pasar untuk menarik minat pembeli sekaligus memberikan ruang ekspresi bagi para seniman muda Gianyar.

Ahmedabad