Puskesmas Jambesari Dapat Penghargaan Penemuan Penyakit Menular, Punya Alat TCM dan Layanan HIV
Mumbai
Ahmedabad
Foto : Kapusmes Jambesari bersama Kadinkes Bondowoso saat terima penghargaan
POROS BONDOWOSO. Puskesmas Jambesari memperoleh penghargaan atas capaian penemuan penyakit menular sesuai standar. Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Koordinasi Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Rakor P2P) bersama seluruh puskesmas se-Kabupaten Bondowoso di Hotel Grand Padis Bondowoso.
Kepala Puskesmas Jambesari, drg. Noeri Rustianti, mengatakan penghargaan itu merupakan hasil kerja kolektif seluruh penanggung jawab dan pelaksana program di Puskesmas Jambesari.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penanggung jawab program dan seluruh pelaksana program di Puskesmas Jambesari. Atas kerja keras dan kerja cerdasnya sehingga bisa memberikan prestasi, khususnya dalam penemuan penyakit menular sesuai standar,” ujar Noeri.
Menurut Noeri, capaian tersebut merupakan bagian dari pelayanan pengendalian penyakit menular yang memiliki regulasi dan menjadi bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM). Kasus yang menjadi perhatian utama antara lain tuberkulosis (TB) dan HIV yang banyak ditemukan pada usia produktif 18 hingga 45 tahun, bahkan hingga 50 tahun.
Untuk mencapai target tersebut, Puskesmas Jambesari menerapkan dua metode penemuan kasus. Pertama secara pasif melalui screening terhadap masyarakat yang datang langsung ke puskesmas untuk pemeriksaan dan pengobatan lanjutan. Kedua secara aktif dengan turun langsung ke wilayah melakukan investigasi kontak dan tracing.
“Ketika ada yang menderita penyakit TB, kita melakukan investigasi kontak kepada kontak erat di wilayah tersebut. Karena penyakit menular dalam satu komunitas, perlu kita lakukan investigasi,” jelasnya.
Menurut Noeri, semakin luas penjaringan, semakin besar peluang menemukan kasus. Setelah kasus ditemukan, pasien langsung menjalani pemeriksaan klinis, laboratorium, hingga penatalaksanaan sesuai kondisinya.
Capaian tersebut juga didukung fasilitas laboratorium yang memadai. Untuk TB, Puskesmas Jambesari telah memiliki alat Tes Cepat Molekuler (TCM) sehingga diagnosis bisa dilakukan langsung tanpa harus merujuk ke fasilitas lain. Selain itu, tersedia juga pelayanan pemeriksaan dan penanganan HIV yang memudahkan akses masyarakat.
“Untuk penyakit TB kita memiliki alat TCM. Jadi pemeriksaannya bisa langsung dilakukan di puskesmas tanpa harus merujuk ke fasilitas lain,” pungkasnya. (budhi)
Tags:
Puskesmas Jambesari