ZoyaPatel

Tutup FKNT IX, Wabup As'ad Ajak Pemuda Hidupkan Kembali Bondowoso Republik Kopi

Mumbai

Foto : Wabup As'ad saat kunjungi gerai kopi 


*POROS BONDOWOSO* – Wakil Bupati Bondowoso As'ad Yahya Safi'i mengajak generasi muda menjadi motor penggerak kebangkitan "Bondowoso Republik Kopi". Ajakan itu disampaikan saat menutup Festival Kopi Nusantara (FKNT) IX dan Tembakau 2026, yang digelar untuk mendorong inovasi dan hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Dalam closing ceremony, As'ad menyebut festival ini bukti semangat anak muda Bondowoso yang semakin kreatif mengisi ruang publik dengan kegiatan positif dan produktif.

"Festival ini menjadi bukti kesiapan daerah untuk maju di tengah semarak pembangunan dan bangkitnya semangat anak-anak muda Bondowoso yang kini semakin kreatif meramaikan ruang publik dengan inovasi dan kegiatan positif," kata As'ad.

Ia juga memberi apresiasi kepada seluruh peserta dan pemenang lomba.

 "Saya ucapkan selamat kepada seluruh pemenang lomba festival ini. Kemenangan ini harus mendorong Anda untuk terus bekerja dan mengangkat nama Bondowoso," ujarnya pada Poros Bondowoso, Jumat (4/9/2026) malam.

Wabup menilai kopi arabika Ijen-Raung dan tembakau Bondowoso punya potensi besar sebagai kekuatan ekonomi. Namun menurutnya, daerah harus berani melakukan hilirisasi agar komoditas tidak hanya dijual sebagai bahan mentah.

"Kopi Bondowoso harus diproses untuk menghasilkan produk inovatif, beragam, dan bernilai tambah tinggi yang dapat dipasarkan di tingkat nasional dan internasional," katanya.

As'ad menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, petani, UMKM, akademisi, dan pemuda. Ia berharap kebangkitan kopi dan tembakau berdampak pada kesejahteraan petani, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan PAD.

Ia juga mengajak siswa dan masyarakat mencintai produk lokal. "Melalui penutupan festival ini, saya mengajak anak-anakku para siswa dan seluruh warga Bondowoso untuk terus bangga dan mencintai produk lokal kita," ujarnya.

Menutup sambutan, As'ad berpantun:  
Memetik kopi di lereng Raung
Daun tembakau diikat erat
Bondowoso maju terus melambung
Masyarakat sejahtera, harum dan bermartabat

*Inovasi Kulit Kopi Jadi Sorotan*  
Kepala DPKP Bondowoso Mulyadi mengatakan FKNT IX berjalan sukses. Salah satu rangkaian yang menarik adalah kompetisi inovasi berbasis kulit kopi yang diikuti peserta dari berbagai latar belakang, termasuk akademisi dan peserta dari luar Pulau Jawa.

"Peserta ada dari delapan kompetensi inovasi kulit kopi. Banyak yang berasal dari akademisi. Tahun berikutnya, semoga bisa menambah kompetensi, mengingat banyak peserta yang datang dari luar Jawa," ujar Mulyadi.

Kompetisi ini bertujuan memanfaatkan limbah kulit kopi agar tidak menjadi sampah. Dengan pengolahan tepat, limbah tersebut berpotensi menjadi produk bernilai ekonomi.

Mulyadi menambahkan, festival juga memadukan promosi kopi dengan seni dan budaya. Penampilan seni pada malam penutupan merupakan hasil seleksi dari lomba yang digelar selama FKNT IX. (budhi)
Ahmedabad