ZoyaPatel

Tanpa judul

Mumbai
Tindaklanjuti Instruksi BGN, Ompreng MBG SPPG Kalianyar Tamanan Kini Dilengkapi Label Informasi



Foto : Pemasangan label informasi pada setiap ompreng MBG 


*POROS BONDOWOSO*. Upaya peningkatan mutu pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digencarkan Badan Gizi Nasional (BGN). Salah satunya melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalianyar Tamanan yang kini mulai menerapkan sistem pelabelan dan penyegelan pada setiap ompreng makanan.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut surat edaran dari BGN sebagai langkah untuk memperkuat aspek keamanan pangan siap saji dalam program MBG.

Kepala SPPG Kalianyar Tamanan, Muhammad Subhan membenarkan pihaknya sudah menjalankan instruksi tersebut. 

“Jadi kami mendapat surat dari Badan Gizi Nasional terkait pemberian label di setiap ompreng. Instruksi tersebut saat ini sudah kami lakukan,” ujarnya kepada Poros Bondowoso, Rabu (12/8/2026).

Ia menjelaskan, label yang ditempel di tutup ompreng memuat tiga poin penting untuk diketahui penerima manfaat. Isinya meliputi kandungan gizi makanan, batas waktu akhir konsumsi, serta larangan membawa pulang makanan MBG.

Pemasangan label juga menjadi bentuk komitmen SPPG dalam memastikan distribusi makanan memenuhi standar mutu gizi dan keamanan pangan sesuai kebutuhan tiap kelompok penerima.

Subhan menyebut, label ditempatkan di bagian tutup yang paling mudah dilihat agar bisa langsung dibaca penerima. 

“Label kami pasang di bagian tutup ompreng agar bisa dibaca oleh penerima manfaat,” ucapnya.

Selain harus mudah terbaca, label juga diwajibkan tahan lama dan tidak mudah pudar. Hal ini agar informasi tetap jelas selama proses distribusi hingga makanan dikonsumsi.

Lebih lanjut, Nadia menambahkan pihaknya akan segera mensosialisasikan aturan baru ini kepada seluruh penanggung jawab di sekolah dan posyandu yang menjadi titik distribusi MBG dari SPPG Kalianyar Tamanan.

Dengan adanya label dan segel ini, diharapkan penerima manfaat lebih memahami informasi gizi dan batas aman konsumsi, sekaligus menjaga kualitas makanan hingga sampai ke tangan siswa dan balita. (budhi)
Ahmedabad