ZoyaPatel

Antisipasi Keracunan MBG, SPPG Kalianyar Tamanan Simpan 4 Sampel Makanan Selama 3x24 Jam

Mumbai

Foto : Petugas saat nenaruh sampel makanan di lemari pendingin


POROS BONDOWOSO- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalianyar Tamanan Kabupaten Bondowoso memperketat prosedur keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyimpan sampel makanan selama 3x24 jam di dalam chiller.

Kepala SPPG Kalianyar Muhammad Subhan mengatakan, penyimpanan sampel tersebut merupakan instruksi dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan telah diterapkan sejak Januari 2026.

Dalam pelaksanaannya, SPPG Kalianyar Tamanan menggunakan 2 batch produksi setiap hari, dengan masing-masing batch diambil 2 sampel. Sehingga total sampel yang disimpan setiap hari sebanyak 4 sampel.

“Kita pakai 2 batch, jadi menyimpan 4 sampel. 2 sampel per batch. Masa simpan 3x24 jam,” ujarnya pada Poros Bondowoso saat dikonfirmasi, Jumat (9/10/2026).

“Sample itu instruksinya dari BGN dan sudah kami terapkan per Januari. Sampel memang dianjurkan untuk ditaruh di (lemari pendingin) chiller,” kata Subhan sebelumnya.

Penyimpanan sampel dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi dugaan keracunan makanan. Sampel tersebut nantinya dapat digunakan untuk pemeriksaan laboratorium guna mengetahui ada tidaknya bakteri atau kontaminasi lain.

“Takutnya ada keracunan atau apa, nanti yang dicek di lab makanannya. Yang ada di sampel itu untuk membuktikan ada bakterinya atau tidak,” jelasnya.

Dengan masa simpan 3x24 jam, ia memastikan ketersediaan sampel selalu penuh setiap hari sebagai bagian dari komitmen SPPG Kalianyar Tamanan menjaga kualitas dan keamanan makanan MBG bagi penerima manfaat. (budhi)
Ahmedabad